Jakarta Krisis Lahan Makam, Sandiaga: Masyarakat Jangan Khawatir

AKURAT.CO,  Lahan untuk tempat pemakaman umum (TPU) di wilayah Jakarta kian menipis. Imbasnya banyak masyarakat yang melakukan sistem tumpang yakni memakamkan jenazah di atas lahan bekas makam yang sudah dipakai sebelumnya.

Menanggapi itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pihaknya bakal mencari solusi atas masalah tersebut.

Namun, ia menyebut bahwa lahan pemakaman di Jakarta masih mencukupi untuk persedian beberapa tahun ke depan. 

baca juga:

"Jadi pada supply keadaan pasokan sekarang kita bisa menyediakan makam untuk sampai ke beberapa tahun ke depan," kata Sandiaga saat ditemui di Jakarta Kamis (12/7).

Sandiaga menuturkan bahwa pihaknya akan mencari lahan untuk dijadikan TPU di Jakarta. Rencananya anggaran untuk mencari lahan itu masuk ke dalam APBD 2019.

"Nah kami akan terus melakukan penambahan jumlah makam dan kita akan targetkan untuk pembiayaan ini bisa dianggarkan untuk tahun depan," tukasnya.

Untuk itu, Sandiaga menyampaikan agar masyarakat DKI tak perlu mengkhawatirkan masalah tersebut. Politikus Gerindra ini mengatakan saat ini di daerah Jakarta Barat dan Jakarta Timur terdapat beberapa lahan makam yang masih luas.

"Jadi kita sampaikan kepada masyarakat untuk tidak khawatir kita akan pastikan sediakan lahan yang sebetulnya cukup di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Memang pada tempat-tempat favorit seperti Karet Bivak itu sudah habis lahannya dan kita tidak mungkin lagi untuk menambah, jadi banyak masyarakat yang melakukan sistem tumpang," ujarnya.[]

Jakarta Krisis Lahan Makam, Sandiaga: Masyarakat Jangan Khawatir
DKI Krisis Lahan Makam, Sandiaga Minta Warga Tak Khawatir
Krisis Lahan Makam, Dewan Sorot Dinas Kehutanan