Jakarta Selatan Disesaki 18 Ribu Pendatang Baru

JAKARTA – Pasca-Lebaran di Jakarta Selatan ada sekitar 18 ribu pendatang baru. Untuk memastikan Sudin Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapi) Jakarta Selatan. mengelar operasi bina kependudukan (Biduk). Sasaran dalam Biduk kali ini kawasan padat penduduk RW 01, Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama.

Walikota Jakarta Selatan Marullah, mengatakan, dari data yang ia terima pendatang baru di Jakarta Selatan tercatat ada sebanyak 18 ribu orang. Makanya aparat gabungan dari Sudin Dukcapil, Satpol PP, TNI, Polri, BNN, Imigrasi, Sudin Sosial, Sudin Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), menggelar biduk di pemukiman padat penduduk Cipulir.

“Tidak ada larangan bagi warga yang akan datang, namun mereka juga harus mematuhi peraturan dan mengantungi persyaratan (lengkap adiministrasi) untuk hidup di Ibu Kota Jakarta. Makanya kami menggelar,”kata Marullah.

Sementara itu Kasudin Dukcapil, Jakarta Selatan, Abdul Haris mengatakan pada Biduk kali ini ada lima RT yang akan dilakukan pembinaan. Yakni RT 01, RT 02, RT 03, RT 04, dan RT 09.

“Semuanya berada di RW 01, Kelurahan Cipulir. Kegiatan ini dalam rangka mendata pendatang baru yang ada di Jakarta Selatan,” kata Haris.

Dia mengatakan ada 80 petugas gabunga yang terlibat dalam Biduk kali ini. Mulai dari perugas unsur Wali Kota, unsur kecamatan, unsur kelurahan, RT, RT, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam biduk ini tercatat ada sebanyak 157 warga melakukan pengurusan SKDS. (wandi/b)

Jakarta Selatan Disesaki 18 Ribu Pendatang Baru
Pasca-Lebaran, Ada 18 Ribu Pendatang Baru di Jakarta Selatan
Jaksel Diserbu 18 Ribu Pendatang, Indekos Jadi Sasaran Operasi
BI: Kredit Perbankan Tumbuh di Atas 10 Persen
Jokowi: Jangan Dipikir Mudah Negosiasi Freeport