Pelajar Berkomplot Begal Ojek Online

“Kejadiannya dua bulan lalu, tepatnya hari Jumat tanggal 18 Mei pukul 02.30 Wita,” tegas Kapolsek Densel Kompol Nyoman Wirajaya, didampingi Kanitreskrim Iptu Hadimastika, Kamis (12/7).

Kronologisnya, korban berangkat dari tempat tinggalnya di Jalan Tukad Petanu Gang Belibis, Densel, hendak mengambil order di depan TKP. Menurut korban, setibanya di TKP, dia dihadang sekitar tujuh orang. Salah satu pelaku hendak merampas kunci motor, tapi korban mempertahankannya. Sedangkan pelaku lain  minta rokok. “Karena korban tidak bawa rokok, dibilang tidak punya,” kata Kapolsek Wirajaya.

Tiba-tiba pelaku yang posisinya di belakang langsung memukul korban. Selanjutnya HP milik korban langsung dirampas dan para pelaku langsung kabur. Korban berusaha mengejar pelaku hingga di Jalan Tukad Citarum, Densel. Karena kehilangan jejak, korban langsung melapor ke Polsek Densel.

“Karena ancaman hukuman kasus ini lebih dari 5 tahun, kami melakukan penahanan. Satu residivis (RMMP) kasus curanmor,” kata mantan Kapolsek Kuta ini.

Sedangkan HP milik korban dijual Rp 2,5 juta. Uang hasil kejahatan tersebut dipakai foya-foya dan pesta miras. “Kami masih mengembangkan kasus ini, siapa tahu ada pelaku lainnya,” kata Wirajaya.(kerta Negara/balipost)

Pelajar Berkomplot Begal Ojek Online
Polisi Bekuk Pelajar Komplotan Begal
Begal driver ojek online, lima pemuda Bali diringkus polisi