Begini Cerita Awal Mula 10 Anggota DPRD Surabaya Terpapar Covid 19

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 10 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya terinfeksi Covid-19, salah satunya Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono.

Awi, sapaan akrab Adi Sutarwijono, kini sudah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Pahlawan.

Awi mengungkapkan bahwa kondisinya saat ini terus membaik.

Meski begitu, ia enggan untuk menyebutkan di rumah sakit mana dirinya dirawat.

"Saya di rumah sakit, tapi tidak perli saya sebutkan di rumah sakit mana. (Kondisi) saya semakin hari, semakin baik," kata Awi via zoom, Jumat (11/6/2021).

Baca juga: 10 Anggota DPRD Kota Surabaya Positif Covid-19, Wali Kota: Sama Seperti Warga Lain, Ya Diobati...

Alami gejala demam

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Surabaya setelah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.DOK. PRIBADI Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Surabaya setelah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan >email

Terkait awal mula dirinya terjangkit Covid-19, Awi menjelaskan bahwa salah satu gejala yang dialaminya yaitu demam.

Ia pun menceritakan dirinya terkena Covid-19 usai mengetahui hasil swab test PCR pada hari Selasa (8/6/2021).

Kemudian kadar trombosit darahnya juga sempat turun, dirinya pun langsung melakukan tes swab PCR.

Lebih lanjut, pada awal mengalami demam, kadar trombositnya berada di angka 76. Namun, kini hal itu sudah membaik.

Baca juga: Ketua DPRD Surabaya: Benar, Saya Positif Covid-19...

"Makanya juga disertai dengan gejala DBD. Sekarang sudah (trombosit) 106," terang Awi.

Oleh karena itu, dirinya tak bisa memastikan apakah gejala yang dialaminya itu adalah berkaitan dengan demam berdarah atau terpapar Covid-19.

"Maka saya tidak bisa memastikan apakah yang saya alami itu demam berdarah atau demam karena Covid-19," ujar dia.

 

Awi menyebut bahwa ia sudah mulai menjalani perawatan di rumah sakit sejak hari Selasa (8/6/2021) kemarin.

"Sejak hari selasa, 4 harian ya," kata dia.

Baca juga: Viral, Video Warga Geruduk RS di Jember, Tak Terima Kepala Dusun yang Meninggal Disebut Terpapar Covid-19

Begini Cerita Awal Mula 10 Anggota DPRD Surabaya Terpapar Covid-19
Cetak Akta Kelahiran di Surabaya Kini Tak Perlu ke Dispendukcapil, Cukup di Rumah Sakit, Bidan, atau Klinik
Kasus Covid Naik, Pemkot Bogor Diminta Maksimalkan Perda Tibum