Dasar Hukum Laporan LBH Jakarta Dinilai Keliru

Jakarta - Staf Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, atas nama Alldo Fellix Januardy, mengaku menjadi korban pemukulan yang diduga dilakukan oknum aparat, saat proses penggusuran atau pembongkaran rumah warga di bantaran Kali Ciliwung, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, pagi tadi.

"Tadi saya dipukuli oleh oknum Polri dan Satpol PP," ujar Alldo yang berencana akan melaporkan peristiwa itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Selasa (12/1).

Dikatakan Alldo, dirinya pada saat kejadian bermaksud memberi penjelasan dan bernegosiasi kepada aparat yang akan melakukan penggusuran karena masih ada proses yang berjalan di PTUN.

"Tadi kami bilang ingin negoisasi dulu terkait eksekusi ini. Tapi saya malah didorong sampai jatuh. Saya lihat Kapolsek dan komandan Satpol PP diam saja anggotanya memukuli saya. Terkesan membiarkan," ungkapnya.

Menurut dia, pemerintah seharusnya jangan melakukan pembongkar ketika masih ada sengketa. "Bayangkan jika saya dan Anda sedang bersengketa soal tanah. Lantas, apakah saya dengan seenaknya berhak menduduki tanah yang tak jelas statusnya itu," tandasnya.

Akibat pemukulan itu, korban mengalami luka-luka lebam di sekitar wajah. Kacamatanya pun pecah.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota Jakarta Selatan melakukan penggusuran terhadap puluhan bangunan di bantaran Kali Ciliwung, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, pagi tadi.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

Staf LBH Jakarta Mengaku Dipukul Oknum Aparat Saat Penggusuran di Bukit Duri
YLBHI Desak Polisi Tidak Memproses Laporan Atas Dandhy Laksono
Asosiasi Sebut Pinjaman Online Ilegal yang Diadukan ke LBH
Warga Gugat Jokowi soal Pinjol, Stafsus Mensesneg: Kita Pelajari Dasar Gugatannya
Fakta-fakta Gugatan terhadap Jokowi-Ma'ruf Amin soal Maraknya Pinjol
Kredit konsumer BNI naik 9,9 persen pada Oktober
Titah Baru Panglima: KPK dan Polri Harus Izin Sebelum Panggil Prajurit
Mau Kabur Keluar Negeri, Pelaku Penyiraman Air Keras Ditangkap di Jakarta
Sidang Perceraian, Irena Fabiola Bawa Bukti Foto Perselingkuhan Suami