Jika Jadi Dilantik, Istri Hambit Bintih Siap Hadir

Jakarta - Rusiati, istri Bupati Gunung Mas Kalimantan Tengah terpilih, Hambit Bintih, siap menghadiri pelantikan suaminya.

Hal itu dikatakan oleh Rusiati yang tampak hadir di kantor KPK untuk menjalankan ibadah Natal bersama suaminya, Rabu (25/12).

"Saya akan datang ketika pelantikan," kata Rusiati yanti mengenakan gaun midi berwarna merah.

Hambit merupakan tersangka KPK dalam kasus dugaan suap pengurusan sengketa pilkada Gunung Mas di Mahkamah Konstitusi (MK). Hambit ditangkap usai menyuap mantan Ketua MK Akil Mochtar di rumah Akil di kompleks Widya Chandra.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan pihaknya akan tetap melantik Hambit meski yang bersangkutan sudah berstatus tersangka dan ditahan KPK. Namun, Fauzi mengatakan pelantikan tersebut menunggu persetujuan KPK.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan pelantikan seorang koruptor sebagai kepala daerah akan memunculkan banyak kemudaratan.

"Banyak kemudaratan yang potensial muncul dari ini (pelantikan)," kata Bambang di kantor KPK, Senin (23/12).

Menurut Bambang, secara aturan hukum tersangka kasus korupsi memang masih mempunyai kewenangan yang melekat pada dirinya.

"Tapi secara filosofis moral, itu orang itu kan ada masalah. Orang yang sudah dalam proses pemeriksaan apalagi di KPK sudah dinyatakan tersangka, kita tidak menyatakan dia pasti dihukum ya," kata Bambang.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Jika Jadi Dilantik, Istri Hambit Bintih Siap Hadir
Ini Alasan KPK Menolak Pelantikan Bupati Gunung Mas
Menkeu : Indonesia bawa isu pengurangan emisi karbon di Presidensi G20
Ekonom: UU HPP berpotensi tambah penerimaan pajak hingga Rp90 triliun